(4) Aku Tulus
Sekedar informasi, kadang aku menulis dinote dan tak langsung dipublikasi di sini.
Seringkali mataku terbuka, tapi tidak untuk melihat sekitar. Pandanganku sibuk melihat yang ada di dalam pikiranku sendiri. Seringkali mulutku juga tertutup rapat tak ada kata, kenyataannya jutaan paragraf menghiasi pikiranku. Mereka semua berbicara dan saling bersahutan di dalam pikiranku sendiri. Seringkali ragaku terlihat diam enggan bergerak, tapi tidak dengan ide-ideku dan segala niat yang ingin kuupayakan. Seringkali ekspresiku terlihat datar tak ada rasa sama sekali, tapi tidak dengan hatiku yang merasakan segalanya. Seringkali aku mencintaimu, dan cinta tak bisa kutampikkan. Cintaku akan memastikan tulus kepadamu
Comments
Post a Comment